RSS

Festival Salihara Keempat Siap Digelar Satu Bulan Penuh

Akan menampilkan Sir Dandy, KunoKini dan Aksan Sjuman sebagai penampil pada hari pertama.

  
image
(Sumber: salihara.org)
Jakarta - Ruang seni yang juga memiliki komunitasnya sendiri, Salihara, siap menggelar festival dua tahunannya untuk kali keempat selama satu bulan penuh, yaitu mulai 22 September hingga 24 Oktober 2012 mendatang di Kompleks Komunitas Salihara, Jakarta.

Festival Salihara kali ini diisi oleh sejumlah kelompok seni dari Indonesia, Australia, Belanda, Finlandia, Kanada, dan Spanyol, yang dalam kombinasinya satu sama lain akan menawarkan keragaman, kebaruan, serta kepiawaian bentuk dan visi seni, seperti tercantum pada rilis pers yang diterima Rolling Stone.
Selain itu, festival ini juga akan mengetengahkan karya-karya seni pentas mutakhir dari orang-orang yang punya reputasi tinggi di dunia internasional maupun nama-nama baru yang diprediksi akan jadi penting di masa mendatang. Kombinasi tersebut diharapkan dapat memberi lanskap lintas budaya yang langka, layak dikenang, dan juga layak dijadikan tolok ukur.

Sejumlah instalasi seni rupa yang dibuat secara khusus di ruang-ruang terbuka Komunitas Salihara tak ketinggalan akan dipamerkan. Berbagai grup musik independen yang masih belum diumumkan namanya juga turut serta dalam Festival Salihara Keempat pada hari-hari tertentu.

Pembukaan festival ini akan dilaksanakan pada 22 September 2012 dengan dua jenis program, yaitu Pendamping dan Utama. Program Pendamping akan dimulai pukul 16.00 WIB lewat penampilan Sir Dandy dan lalu dilanjutkan pada 18.30 WIB melalui musik perkusif dari KunoKini.

Sementara itu, Program Utama akan menghadirkan konser drum bertajuk Glimpse karya Aksan Sjuman. Dimulai pukul 20.00 WIB, penampilan tersebut hanya dapat dihadiri oleh orang-orang istimewa yang berstatus undangan.

Akan ada pula beberapa instalasi seni rupa hasil buah pikir seniman tunggal maupun kolektif, yaitu Kelompok Hitam Manis dengan instalasi bertajuk Flying Success, Komroden Haro dengan Dalam Hening, Octora dengan Coccoon, dan Theresia Agustina Sitompul (Tere) dengan Kincir Harapan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar